Saleh Rahim Mulai Sebar Baliho

Posted: 11 September 2012 in Tak Berkategori
Salah Satu Baliho Saleh Rahim

Salah Satu Baliho Saleh Rahim

ENREKANG UPEKS, Bakal kandidat calon bupati Enrekang 2013-2018 dari kalangan pengusaha, Saleh Rahim mulai intens melakukan komunikasi dengan warga dengan menyebar sejumlah baliho bertagline Muda Enerjik. Enterpreneur yang satu ini agaknya tak terlalu ramai terpublikasi media. Padahal baliho untuk serta dalam kancah politik Enrekang sudah ribuan terpasang merata lingkup kecamatan.

Dari variasi balihonya mengisyaratkan kuat keinginan maju pilkada Enrekang tak dibantah pendukungnya. ”Kalau masyarakat sudah tidak asing pak Saleh Rahim, utamanya dukungan tanah duri ataupun Enrekang ke selatan,” kata Warga Karueng Serbaguna. Sejalan konsolidasi pendukungnya terbangun kekerabatan umumnya petani dan pengusaha.

Dari kiprahnya tak tersorot publik, pola pendekatan meraih suara pendukung diformulasi secara personal. H Saleh rahim SE.MBA dinilai pendukung wajar juga diorbitkan. Dengan ketatnya syarat lolos kandidat pilkada toh bukan halangan mencoba peruntungan. Kegiatan kemasyarakatan, komunikasi saling silturrahim diterapkan efektif.”Ya disitu keberadaan kandidat sebagai kuda hitam buktikan dukungan,”katanya.(liq/jar)

Iklan

ENREKANG,UPEKSNama balon Bupati Enrekang diusulkan DPD II Golkar Enrekang, sebanyak 10 orang. Terbagi ke dalam kategori internal dalam jajaran kepengurusan partai dan sayap 5 orang serta eksternal diluar kader golkar juga lima orang. Kesepuluh nama digadang ke DPP golkar.”Masih untuk di survei, baik dari kalangan internal partai maupun di luar partai Dolkar dalam mengisi posisi kandidat pilkada bupati Enrekang nanti,”ujar ketua DPD II Golkar, Haji La Tinro La Tunrung.

Pengusulan nama balon bupati daerah ini merebak sekira 12 orang. Namun kini terjawab positif 10 orang. Dari kalangan internal maupun eksternal rata-rata diposisikan seimbang kalangan birokrat dan dari kalangan politisi. Sumber upeks memastikan kesepuluh calon kandidat untuk internal diantaranya, Wabup H Nurhasan, Ketua DPRD Enrekang Andi Nasir, Inspektur Enrekang Chaerul Latanro, Rahman Pina dan Kadisos Sulsel Ir Suwandi Mahendra. Untuk bocoran dari kalangan eksternal antaranya H Ustamin Amir, HM Amiruddin SH, H Roem La Tunrung, Dr Hj Iriani dan Muslimin Bando.

Alasan eksternal, kata Bupati La Tinro, bisa saja potensi kandidat bukan dari golkar karena bukan saja untuk kepentingan golkar tapi supaya ditahu peluang yang tepat. Untuk pengusulan balon kandidat untuk survei tidak dilakukan pleno Golkar Enrekang diakuinya sudah terjadi kesepakatan.”Mungkin nanti begini hasilnya dari DPP pusat, tapi dari DPD II Golkar Enrekang juga melakukan survei supaya tidak muncul kesan terzalimi sebagai pembanding saja,”jelasnya.(liq/jar)

RAKYAT SULSEL . ENREKANG Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar Rahman Pina (RP) makin massif melakukan sosialisasi di Enrekang. Sosialisasi kader partai

berlambang pohon beringin ini erat kaitannya dengan Pilkab Enrekang dan Pilgub Sulsel mendatang.
RP memang sudah mengibarkan bendera untuk maju di Pemilukada Enrekang. Sebelum menyebar atribut yang berisi gambar dirinya dan calon gubernur, ribuan
atribut dan baliho versi Idul Fitri juga disebarnya. Kali ini, pemilik tagline Lebih Mudah, Lebih Baik ini, kembali menggelar beberapa acara sebagai sosialisasi. Minggu
(2/1) malam, Rahman Pina menggelar acara lomba domino di Balombong, Desa Tirowali, Kecamatan Baraka, Enrekang. Kegiatan ini berlangsung hingga dini hari.
Kegiatan ini sangat ramai. Ratusan peserta antusias mengikuti acara itu, baik berasal dari Tirowali maupun tetangga desa tersebut. Bahkan, Rahman Pina
menyempatkan menyerahkan sendiri hadiahnya bagi para pemenang. Usai menyerahkan hadiah, RP mengatakan, banyaknya warga yang mengikuti acara itu lantaran
mereka memang sangat haus dengan hiburan.
RP memang makin rutin berkunjung ke Enrekang untuk sosialisasi diri dan Sayang jilid II. RP juga menghadiri tiga pernikahan relawan dan sahabatnya, menghadiri
pertemuan pemuda Baraka, yang akan menggelar Turnamen Bulutangkis Baraka Cup, bulan depan. (RS11/C)

Pemimpin Muda Untuk Enrekang

Posted: 1 September 2012 in Tak Berkategori
Indra jaya

Indra jaya MT

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Mantan Ketua Yayasan Alumni Pesantren Immim (Yapim) Indra Jaya MT
menilai Kabupaten Enrekang layak dipimpin tokoh pemuda.
Hal tersebut disampikan Indra, Jumat (31/8). Tapi Indra menjelaskan jika pernyataan Indra ini bukan dalam
kerangka mendikotomikan antara tua dan muda. Dosen Fakultas Teknik Unhas ini lebih menenkankan pada
sifat anak muda yang lebih energik dan melihat berdasarkan letak geografi Enrekang yang tentunya
membutuhkan seorang pemimpin yang kuat dalam melaksanakan tugasnya.
Menurut pria yang juga sebagai anggota Black Phanter Internasional ini, membangun Enrekang perlu
gagasan-gagasan baru, dan itu berasal dari pemikiran anggkatan muda yang lebih dekat melihat zamanya.
“Pernyataan ini tidak mendiskreditkan kepemimpinan Bupati Enrekang sekarang, sebab pembangunan di
wilayah Maserempulu tersebut telah berjalan maksimal, terumama infrastruktur yang lebih baik,” terangnya.
(RS11/C)

muhammad idris (Kepala Desa Bone-Bone) Kabupaten enrekang ,Sul-SeL

muhammad idris (Kepala Desa Bone-Bone) Kabupaten enrekang ,Sul-SeL

Mencuatnya nama Kepala Desa Bonebone, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Muhammad Idris yang telah berhasil membawa nama daerahnya ke kancah nasional, membuat jumlah partai politik yang meliriknya untuk dijadikan Calon Bupati Enrekang kian bertambah.

Setelah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten enrekang yang lebih dahulu menyatakan minat untuk meminang Idris menjadi Calon Bupati, kini giliran Partai Golkar yang ikutan
membuka pintu  peluang kepada Idris.

“Kenapa tidak, semua orang berhak untuk dipilih. Sebagai gambaran saat ini banyak mantan kepala desa yang kini berhasil duduk sebagai anggota DPRD,” ujar Bupati Enrekang La Tinro La Tunrung yang juga merupakan Ketua DPD II Partai Golkar Enrekang saat menggelar komprensi pers Jumat (31/8/12) di aula Rujab Bupati.

Sementara itu, Idris yang ditemui ditempat yang sama sedikit kaget mengetahui ada partai politik yang bersedia meminangnya sebagai salah satu kandidat bupati.

“Saya belum tahu  kalau  ada partai politik yang  mempertimbangkan diri saya sebagai salah satu kandidat,” ujarnya terperangah.

Menurut Idris, yang telah menjabat sebagai Kepala Desa Bonebone selama lima tahun itu, dirinya belum berpikir sejauh itu. Menurut Idris terangkatnya  nama Enrekang ke tingkat Nasional dengan mengalahkan sekitar  6.000 desa dan kelurahan seluruh Indonesia, sudah membuat dirinya puas dan bangga.

“Tapi kesuksesan ini bukan kerja saya pribadi semata. Kesuksesan ini adalah hasil kerjasama dan kerjakeras banyak pihak, terutama bupati La Tinro La Tunrung yang terus memberikan dukungan untuk membangun Desa Bonebone,” ujar Idris. (c)

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Salah satu unsur pimpinan Himpunan Pelajar dan Keluarga Kumandang
(HPKK) Enrekang Pusat Lukman Sunusi mengatakan bahwa, saat ini Massenrempulu atau Kabupaten
Enrekang dipimpin oleh akademisi.
Hal tersebut diungkapkannya bukan tanpa alasan. IA mengabil teladan dari Kabupaten Bantaeng dan Wajo
mengalami kemajuan pesat ketika kepala daerahnya berasal dari kalangan akademisi.
“Kabupeten Bantaeng yang saat ini dipimpin Nurdin Abdullah dan Kabupaten Wajo ketika dipimpin Radi A
Gani semakin dapat menata daerahnya. Karena kemapunanya sebagai akademisi, yang dapat menganalisa
persoalan daerah,” terangnya.
Menurutnya pengurus HPKK pusat yang bermukim di Makassar, Enrekang perlu suntikan akadimisi agar
Enrekang dapat lebih maju. “Selama yang memimpin Enrekang dari kalangan militer, ekonom atau politisi,
maka capaian-capaian tidak begitu maksimal, sehingga perlu warna baru bagi kepemimpinan di Enrekang,”
ulasnya.
Baginya, bakal calon bupati Enrekang yang berasal dari akdemisi adalah Ridwan Abdullah. Dia adalah dosen
Universitas Hasanuddin, apalagi tambahnya sebagai dosen teknik Ridwan diharapakan kemampuannya
kemampuan akademisi yang dapat membangun Enrekang dengan pembangunan yang memperhatikan segala aspek.
“Enrekang harus memiliki perencanaan jangka panjang, sehingga pemimpinnya harus visioner, dan saya lihat karakter itu ada pada Ridwan,’ pungkasnya. (RS11/C)

H.M.Amiruddin,SH (SEKKAB Enrekang)

H.M.Amiruddin,SH (SEKKAB Enrekang)

Meski baru akan digelar tahun depan, namun pembicaraan seputar Pemilukada Kabupaten Enrekang sudah menjadi perbincangan hangat sejumlah pihak. Bahkan, sejumlah nama digadang-gadang bakal maju bertarung memperebutkan posisi kursi panas tersebut.

Salah satu nama yang disebut-sebut akan maju di Pemilukada Enrekang mendatang yakni Muhammad Amiruddin, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Enrekang.

Kepada luwuraya.com, Amiruddin mengatakan meski dirinya sudah menyatakan siap untuk maju, namun dia memberikan dukungan kepada figur lain untuk ikut meramaikan pesta demokrasi nanti. “Makin banyak calon, makin baik” kata Amiruddin.

Hanya saja, menurutnya, seluruh pihak yang akan bertarung wajib untuk menjaga situasi dan tetap membangun komunikasi yang sejuk. “Yang penting diantara para tokoh tersebut tidak gontok gontokan dan tetap terbangun komonikasi yang sejuk sejak awal,” ujarnya.

Sebelumnya Masmur Makmur Latanro yang ditemui terpisah menyatakan hal yang senada. Masmur yang juga pengusaha sukses di Bali ini mengaku senang jika banyak figur pemimpin yang bermunculan di Kabupaten Enrekang.

“Makin banyak calon, maka masyarakat  Enrekang juga makin punya banyak pilihan sosok pemimpin seperti apa yang mereka sukai,” kata Masmur.

Untuk diketahui, Pemilukada Kabupaten Enrekang direncakana baru akan digelar pada Agustus 2013 mendatang. Sejumlah figur mulai bermunculan namanya yang menyatakan siap untuk maju bertarung. (c)]

(Sumber Refrensi : http://www.luwuraya.com/index.php/site/detailnews/4446/Sekkab-Enrekang-Setuju-Pemilukada-Diikuti-Banyak-Kandidat)

ENREKANG, TRIBUN-TIMUR.COMKekuatan kekerabatan dari ‘Dinasti’ La Tunrung di Kabupaten Enrekang bisa terancam oleh bangkitnya sentimen religius terutama ideologi Islam yang kuat mengakar di Bumi Masserempulu. 

Partai Golkar yang menang pada Pilkada Enrekang lalu dan meraih 8 kursi di DPRD setempat juga terbantu oleh keluarga besar dan pengaruh keluarga La Tunrung. Inilah arti penting dipilihnya La Tinro La Tunrung sebagai Ketua DPD Golkar Enrekang. 

Tetapi PAN dan dua partai berbasis ideologi Islam lainnya, pun cukup ketat mengimbangi kekuatan Golkar. Dari beberapa nama yang mencuat dalam bursa pemilihan Bupati Enrekang, Oktober 2013 mendatang, muncul beberapa nama dari dinasti ini. Antara lain, istri La Tinro, Andi Selvi, Chaerul Latanro, serta Masrur Makmur Latanro dan Ian Latanro. Belum lagi kader Golkar diluar dinasti La Tunrung seperti Saleh Rahim dan Rahman Pina.

Dengan 8 kursi di DPRD, Partai Golkar memang berhak mengusung satu kandidat pasangan. Hanya saja, kekuatan penantang lama, Muslimin Bando yang juga Ketua DPC PAN Enrekang yang sempat maju pada pilkada lalu dan menjadi pemenang ke dua patut diperhitungkan oleh Golkar. Apalagi, La Tinro sudah tidak bisa lagi maju sebagai calon bupati pada pilkada mendatang.

Muslimin tentu berharap dari basis PAN dan pemilih yang akar ideologi religiusnya tinggi. Bila melihat karakter masyarakat Enrekang yang selain punya ikatan kekerabatan yang kuat juga memiliki akar agama yang juga kuat. 

Daerah ini menjadi basis terkuat Kahar Muzzakar saat menggelorakan Negara
Islam.  Jadi dua variabel ini ( kekerabatan dan sentiment ideology
Islam) bisa dijadikan modal besar meraih pendukung dalam momentum
politik di Enrekang. 

Analisa Jaringan Suara Publik (JSP) sesuai siaran pers yang diterima Tribun-Timur.com, Senin (27/8/12), sentimen keagamaan akan terus menguat kedepannya. JSP melihat, dua variabel itu akan sama kuatnya terutama dalam pilkada Enrekang Oktober 2013.  Tinggal memaksimalkan keterserapannya di
masyarakat.

“Namun siapapun yang bakal mengajukan diri sebagai kandidat bupati
menggantikan La Tinro La Tunrung, harus bisa mengangkat kesejahteraan
kabupaten yang PAD nya menurun dua tahun terakhir ini. JSP menilai,
harus ada program cerdas dalam pengelolaan SDA dan SDM yang akan
ditawarkan ke konstituen,” kata Direktur Analisis Media JSP, Irwan AR.

Enrekang punya potensi SDA yang bisa dikembangkan di bidang pertanian
dan pariwisata. Kekuatan ini bisa mengangkat pendapatan anggaran
daerah tersebut.

Beberapa nama yang beredar dalam bursa kandidat Pilkada Enrekang
seperti; Muslimin Bando, Andi Selvi La Tinro (istri La Tinro), Irma
Awaliyah (putri Amin Syam), Chaerul Latanro, Saleh Rahim, Masrur
Makmur Latanro, Rahman Pina, Ian Latanro, Mustamin Amin (wakil ketua
DPRD Enrekang) Nur Hasan (Wakil bupati). 

Semerntara peta kekuatan politik menurut perolehan suara adalah Golkar 8 kursi, PAN 5, HANURA 4 kursi, PKNU 2 kursi, PKS 1 kursi, Demokrat 2 kursi.

4 Parpol Selain Golkar, Siap Jadi Partai Pengusung :

RAKYAT SULSEL – Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Enrekang, baru akan diadakan pada tahun

2014 mendatang, namun sejumlah nama sudah terlihat mensosialisasikan dirinya untuk maju di event lima tahunan
tersebut. Sebut saja Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, H. Chaerul Latanro, dirinya sudah
membentuk tim hingga ke Desa-desa.
Chaerul Latanro mengatakan, hingga saat ini dirinya sudah memiliki beberapa partai pengusung yang akan dijadikan
kendaraannya pada Pilkada mendatang. “Alhamdulillah 4 partai sudah menyatakan kesiapannya,” kata Chairul kepada
wartawan.
Chaerul menyampaikan, dirinya yakin untuk menjadi usungan partai Golkar dikarenakan dirinya sudah mendapat
dukungan beberapa partai diluar partai berlambang Beringin tersebut. “Itu cukup kita tahu saja, saya belum mau
membeberkan partai mana saja yang menyatakan kesiapannya tersebut,” jelasnya.
Memang tidak mengherankan jika Chairul kini mendapatkan dukungan partai untuk maju pada pemilihan umum kepala
daerah nantinya. Pasalnya, keseharian birokrat yang satu ini cukup terbuka sehinggga sangat mudah untuk
berkomunikasi.
Selain dukungan maju sebagai calon Bupati Kabupaten Enrekang dating dari unsure partai, dirinya juga mengaku sudah
dapat dukungan dari berbagi unsur, termasuk stakeholder di Bumi Massenrempulu ini.
“Soal dukungan, saya juga sudah menerima dari berbagai kalangan, termasuk orang-orang terdekat saya dan tokohtokoh masyarakat,” katanya.
Dikabarkan sebelumnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Bulan Bintang (PBB) Enrekang, telah
menyatakan dukungannya kepada Chairul Latanro. Kedua partai yang bernafaskan Islam ini berhasil mendudukkan
masing-masing dua kadernya di dewan.
Sehingga jika kedua partai ini betul-betul ingin mengusung Caherul, maka tinggal dibutuhkan satu kursi lagi sebagai persyaratan partai untuk mengusung calon
Bupatinya. (*)

 

 

MAKASSAR Harian Seputar Indonesia – Politisi Partai Golkar Makassar Rahman Pina mulai menjajaki peluang maju berpasangan dengan Wakil Ketua DPD Angakan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulsel Ian Lantaro sebagai calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Enrekang 2013.

Keduanya bahkan mengisyaratkan siap berpasangan saat melakukan pertemuan di salah satu kafe di Makassar, dini hari kemarin. Baik Rahman maupun Ian, sama-sama sudah berkomitmen siap bertarung di event politik lima tahunan di Enrekang. “Tidak ada yang tidak mungkin. Saya siap berpasangan dengan siapapun,asalkan masyarakat menginginkannya. Kalau dengan Ian,saya kira sangat bagus. Dia anak muda yang kreatif dan mau bekerja,”ujar Rahman yang tak lain Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Makassar kepada SINDO,kemarin. 

Saat ditanya apakah pertemuan tersebut sudah menuai kesepakatan? Rahman langsung mengklarifikasinya.Kata dia,pertemuan tersebut hanya bagian silaturahmi biasa yang belum terlalu spesifik menyinggung pilkada. “Kami dari dulu sering bersama. Apalagi jelang pilgub, kami punya misi yang sama memenangkan calon gubernur yang diusung Partai Golkar,” tutur Rahman yang maju di Pilkada Enrekang dengan tagline Lebih Muda,Lebih Baik. 

Sementara itu, Ian di berbagai kesempatan juga sudah menyampaikan keinginannya untuk mengabdikan diri di tanah kelahirannya.Hanya saja, intensitas sosialisasinya belum semassif yang dilakukan RP, sebutan untuk Rahman Pina. Sekadar diketahui, RP mengincar Partai Golkar sebagai partai pengusungnya.

Namun, partai berlambang pohon beringin tersebut juga mengantre sederet figur yang juga siap bertarung. Sebut saja, Wakil Bupati Enrekang Nur Hasan,Kepala Dinas Sosial Sulsel Suwandi Mahendra, adik kandung Bupati Enrekang La Tinro La Tunrung, Roem La Tunrung, serta istri La Tinro,Silvina. 

Selama beberapa bulan terakhir, para figur itu sudah gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Khusus Suwandi Mahendra yang juga mantan pengurus DPD I Golkar Sulsel, sejak awal sudah berkomitmen hanya ingin majujikadiusungpartaiberlambang pohon beringin itu. arif saleh