Bupati La Tinro Apresiasi Kritik Dewan

Posted: 11 September 2012 in Tak Berkategori

ENREKANG,UPEKS,–Didampingi Asisten II H Djajadi Silamma MM dan Asisten III Imran Mazmur SE persepsi dewan soal retensi 5% proyek Natiromata. Selama 6-8 bulan dipelihara. Kalaupun retensi tidak diambil, karena ulah rekanan melalaikan kewajiban.“90 persen tidak mengambil uang retensinya sudah umum karena tidak melakukan kewajibannya,”jelas Bupati Haji La Tinro La Tunrung, pekan lalu (8/9).

Dengan seperti, kata bupati, kedepankan kontraktor yang dilibatkan untuk mengerjakan proyek harus berkompeten dan profesional. Lingkup besar keterlibatan rekanan pemkab jika bermasalah perlu pula kompetensi penyidik PNS serta kerjasama stakeholder dipertajam. Sementara dari 100 orang rekanan proyek pemkab, ada dua kontraktor belum serahkan pengajuan retensi. Kejadiannya final hand over FHO situasinya PPK terlambat atau tertunda pembayaran yang seharusnya proaktif tak dilakukan rekanan.

Alpanya surat teguran teknis tak dibantahnya terjadi itu betul dijelaskan otak PPK ini berfikir kenapa harus diperingatkan setelah semua kewajiban tercantum dalam kontrak proyek. Beratnya posisi selaku pengendali dihimbau segenap pihak tidak melakukan berita bersifat kemungkinan.”Walaupun bukan saya berbuat dan kena masalah, juga merasa untuk diluruskan pada porsinya yang lebih tepat,”katanya. (liq/jar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s